Rabu, 21 April 2021

Ada Berkah Pandemi di Bulan Ramadhan

Marhaban ya Ramadhan..
Ramadhan Kareem...

Ini Ramadhan ke 2 di masa pandemi Covid-19. Dulu mungkin banyak diantara kita yang berharap mukjizat, pandemi akan segera pergi ketika memasuki bulan yang penuh berkah. Ternyata tidak hanya bulan Ramadhan, sampai Idul Fitri terlewati pun pandemi belum juga berakhir. Dan kini, mau tidak mau, kita kembali menjalani puasa di masa pandemi. Seiring dengan kebijakan pemerintah untuk menjalani kehidupan New Normal dimana kita harus terbiasa hidup berdampingan dengan Covid-19, tentunya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yakni 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan).

Bicara pandemi, banyak dampak yang sudah ditimbulkan, terutama dampak pada sektor ekonomi dan sosial baik di dalam maupun di luar negeri. Dampak-dampak yang bisa dirasakan antara lain:
1. Melemahnya konsumsi rumah tangga atau melemahnya daya beli.
2. Menimbulkan adanya ketidakpastian kapan akan berakhir sehingga bidang investasi melemah dan berimplikasi terhadap berhentinya sebuah usaha. 
3. Melemahnya ekonomi menyebabkan harga komoditas turun.

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)  adalah sektor yang paling besar merasakan dampak pandemi ini. Berdasarkan penelitian di April 2020, dengan sampel UMKM yang terdata di Kemenkop UKM, dilaporkan bahwa sejumlah 56% UMKM mengaku mengalami penurunan pada hasil omzet penjualan akibat pandemi Covid-19, 22% lainnya mengalami kesulitan dalam mendapatkan pembiayaan/kredit, 15% mengalami permasalahan dalam distribusi barang, dan 4% sisanya melaporkan kesulitan mendapatkan bahan baku mentah. Benar-benar masa yang sulit yang harus dilalui oleh para pelaku UMKM kita.

Tapi tidak selamanya pandemi memberi dampak buruk untuk para pelaku UMKM. Bagi produsen masker, hal ini memberi kontribusi yang baik untuk usaha mereka. Demikian juga untuk pengrajin masker yang membuat masker dari kain dengan berbagai bahan, motif dan kreasi. Data yang ada, pengusaha dan pengrajin masker bisa meraup omzet puluhan juta hingga 1M. Ini pastinya bisa menjadi peluang usaha, terutama untuk mereka yang terkena dampak pandemi di tempat kerja seperti pengurangan penghasilan atau bahkan PHK. 

Tidak hanya berhenti di masker, kreatifitas pelaku usaha berlanjut ke bisnis konektor masker dan kalung masker. konektor masker adalah penghubung tali masker untuk mempermudah penggunaan masker agar lebih praktis terutama untuk pengguna hijab. Selain itu memberi kenyamanan agar tidak sakit pada telinga untuk penggunaan masker yang lama. Sementara kalung masker selain mencegah penggunaan masker yang salah dan lupa menggunakan masker, sering juga digunakan untuk mempercantikan penampilan. 

Peluang ini pun membuat saya ambil bagian. Dari dulu saya memang senang sekali bermain manik-manik dan meronce. Berawal dari kesulitan saya yang berhijab saat menggunakan masker ketika masker untuk hijab dirumah habis atau kotor. Saya pun merubah koleksi gelang manik-manik yang ada dirumah dengan cara mengganti salah satu ujungnya dengan pengait yang sama, agar bisa dikaitkan ke tali masker. Alhasil anak-anak pun minta dibikinin juga. Tidak hanya konektor masker, kreativitas saya berlanjut dengan membuat kalung masker yang berwarna warni permintaan anak-anak. Ternyata konektor dan kalung masker anak-anak ini banyak dilirik oleh teman-temannya. Akhirnya saya pun banyak menerima pesanan dari teman anak-anak dan orangtuanya.

konektor dan kalung masker by @galeribunda_src

Tidak berhenti disitu, saya mencoba iseng pasang status di WhatsApp, Facebook dan Instagram. Tidak disangka keisenganku dan hoby meronceku membawa berkah di masa pendemi. Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, pesanan semakin banyak.  Mungkin orang-orang ingin saat ngabuburit bisa tetap tampil oke meski pake masker. Atau persiapan untuk merayakan Idul Fitri nanti, agar tetap bisa tampil cantik meski harus menggunakan masker. Apapun alasan para konsumen, ini menjadi berkah untuk saya. Hal ini pun membuat saya semakin menggeliat menghasilkan karya-karya yang lebih kreatif lagi karena pesanan yang datang tidak hanya dari tetangga sekitar tapi bahkan ada juga yang dari luar kota. Untung ada JNE sebagai jasa ekspedisi yang bisa diandalkan untuk pengiriman paket kemana pun dengan aman dan tepat waktu. Jadi saya tidak perlu khawatir dan repot ketika ada pesanan yang datang dari mana pun. 

Setiap masalah yang datang pasti ada hikmahnya ya kan? Begitu juga pandemi. Hampir semua pasti tidak menginginkan kehadirannya, tapi tidak sedikit juga yang mendapatkan berkah dari pandemi ini. Yang penting apa pun keadaannya, jangan sampai kreativitas kita terhenti dan berputus asa. Harus tetap berkarya dan menghasilkan. Semoga pandemi segera berakhir dan kehidupan kembali normal seperti sedia kala. Aamiin...

#JNE
#JNERamadhan2021
#BlogBerkahramadhanantarkankebahagiaan
#Bahagiabersama


 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mombassador SGM Eksplor, My New Family

Ada Berkah Pandemi di Bulan Ramadhan